Rabu, 13 Agustus 2014

STIMULASI UNTUK SI KECIL BARU LAHIR


Ibu dan Ayah adalah orang yang mempunyai peranan yang sangat penting dalam menentukan bagaimana pertumbuhan dan perkembangan anaknya kedepan. 
 
Yang paling penting pada masa kecil si anak adalah bagaimana memperhatikan pertumbuhan otaknya. Kualitas kecerdasan anak kedepannya ditentukan dari bagaimana orang tuanya memperhatikan pertumbuhan otak anaknya sejak kecil  bahkan sejak dari dalam kandungan. Yaitu dengan cara memberikan asupan gizi yang baik pada masa kecilnya terutama pada saat masih di dalam kandungan.

Otak bayi baru lahir terdiri dari sekitar 100 miliar sel yang siap dirangsang untuk dapat berkembang dengan optimal. Selain dengan rangsangan nutrisi, otak anak juga bisa dikembangkan dengan STIMULASI BUATAN yang dilakukan oleh Ibu dan Ayah.
Pemberian stimulasi pada si kecil harus bertahap dan melalui  program yang tepat.
Berikut ini tahap-tahap Pemberian Stimulasi pada si kecil:
I.             TAHAP I : Usia 2 Minggu- 2 bulan
1.           Kompetensi penglihatan
Tahap 1 : reflex cahaya
Tujuan stimulasi ini adalah untuk menstimulasi reflex penglihatan agar mata bayi mampu membentuk, meningkatkan, atau memperkuat reflex cahaya.
Tekhnik stimulasi :
a.    Siapkan ruangan gelap. Tunggu sekitar 1-2 menit agar mata menyesuaikan diri. Pupil akan membesar untuk menyesuaikan dengan kegelapan.
b.    Tutup mata kanan dengan lembut, ambil jarak sekitar 10-15 cm, arahkan senter ke mata kiri sesaat, nyalakan sambil menyalakan “cahaya”, lihat apakah pupil mengecil. Matikan senter, diam selama 10 detik, atau sampai keadaangelap total kembali seperti semula.
c.  Sekarang tutup mata kiri dengan lembut, ambil jarak 10-15 cm, arahkan senter ke mata kanan sesaat, nyalakan sambil mengatakan “cahaya” lihar apakah pupil mengecil.
d. Sorot senter ke mata berulang-ulang kiri dan kanan selama 1 menit. Lakukan ini 10 kali sehari.
Yang harus ibu dan ayah temukan adalah penyempitan pupil sampai setitik jarum ketika senter diarahkan ke mata. Ruang harus benar-benar gelap sebelum melakukan. Ibu dan ayah harus manunggu cukup waktu untuk mendapatkan kondisi gelap di ruangan pada rangsangan mata yang satu dengan mata yang lain. Lakukan stimulasi ini terus menerus sampai ibu dan ayah mendapatkan reflex yang cepat di kedua mata sikecil.


Pupil mengecil dalam cahaya
Pupil membesar dalam kegelapan

Selanjutnya Kita akan membahas tentang :


1.           Kompetensi pendengaran
2.           Kompetensi perabaan
3.           Kompetensi mobilitas
4.           Kompetensi bahasa
5.           Kompetensi manual

See You In The Next Time,,,,
Love_Kim Yoon Hera...