Ibu dan Ayah adalah orang yang mempunyai peranan yang
sangat penting dalam menentukan bagaimana pertumbuhan dan perkembangan anaknya
kedepan.

Yang paling penting pada masa kecil si anak adalah bagaimana memperhatikan pertumbuhan otaknya. Kualitas kecerdasan anak kedepannya ditentukan dari bagaimana orang tuanya memperhatikan pertumbuhan otak anaknya sejak kecil bahkan sejak dari dalam kandungan. Yaitu dengan cara memberikan asupan gizi yang baik pada masa kecilnya terutama pada saat masih di dalam kandungan.
Otak bayi baru lahir terdiri dari sekitar 100 miliar sel yang siap dirangsang untuk dapat berkembang dengan optimal. Selain dengan rangsangan nutrisi, otak anak juga bisa dikembangkan dengan STIMULASI BUATAN yang dilakukan oleh Ibu dan Ayah.
Selanjutnya Kita akan membahas tentang :
See You In The Next Time,,,,
Love_Kim Yoon Hera...
Yang paling penting pada masa kecil si anak adalah bagaimana memperhatikan pertumbuhan otaknya. Kualitas kecerdasan anak kedepannya ditentukan dari bagaimana orang tuanya memperhatikan pertumbuhan otak anaknya sejak kecil bahkan sejak dari dalam kandungan. Yaitu dengan cara memberikan asupan gizi yang baik pada masa kecilnya terutama pada saat masih di dalam kandungan.
Otak bayi baru lahir terdiri dari sekitar 100 miliar sel yang siap dirangsang untuk dapat berkembang dengan optimal. Selain dengan rangsangan nutrisi, otak anak juga bisa dikembangkan dengan STIMULASI BUATAN yang dilakukan oleh Ibu dan Ayah.
Pemberian stimulasi pada si kecil
harus bertahap dan melalui program yang
tepat.
Berikut ini tahap-tahap Pemberian
Stimulasi pada si kecil:
I.
TAHAP I :
Usia 2 Minggu- 2 bulan
1.
Kompetensi
penglihatan
Tahap 1 :
reflex cahaya
Tujuan
stimulasi ini adalah untuk menstimulasi reflex penglihatan agar mata bayi mampu
membentuk, meningkatkan, atau memperkuat reflex cahaya.
Tekhnik
stimulasi :
a. Siapkan
ruangan gelap. Tunggu sekitar 1-2 menit agar mata menyesuaikan diri. Pupil akan
membesar untuk menyesuaikan dengan kegelapan.
b. Tutup mata
kanan dengan lembut, ambil jarak sekitar 10-15 cm, arahkan senter ke mata kiri
sesaat, nyalakan sambil menyalakan “cahaya”, lihat apakah pupil mengecil.
Matikan senter, diam selama 10 detik, atau sampai keadaangelap total kembali
seperti semula.
c. Sekarang
tutup mata kiri dengan lembut, ambil jarak 10-15 cm, arahkan senter ke mata
kanan sesaat, nyalakan sambil mengatakan “cahaya” lihar apakah pupil mengecil.
d. Sorot
senter ke mata berulang-ulang kiri dan kanan selama 1 menit. Lakukan ini 10
kali sehari.
Yang harus
ibu dan ayah temukan adalah penyempitan pupil sampai setitik jarum ketika
senter diarahkan ke mata. Ruang harus benar-benar gelap sebelum melakukan. Ibu
dan ayah harus manunggu cukup waktu untuk mendapatkan kondisi gelap di ruangan
pada rangsangan mata yang satu dengan mata yang lain. Lakukan stimulasi ini
terus menerus sampai ibu dan ayah mendapatkan reflex yang cepat di kedua mata
sikecil.
Pupil mengecil dalam cahaya
Pupil
membesar dalam kegelapan
Selanjutnya Kita akan membahas tentang :
1.
Kompetensi
pendengaran
2.
Kompetensi
perabaan
3.
Kompetensi
mobilitas
4.
Kompetensi
bahasa
5.
Kompetensi
manual
See You In The Next Time,,,,
Love_Kim Yoon Hera...
